Wakilrakyat.co, Boalemo – Upaya Pemerintah Daerah Boalemo dalam menekan Stunting di Boalemo tak main-main. Terbukti dengan target penurunan stunting yang berupaya dicapai pada posisi 14%.
Hal ini terlihat dalam rapat evaluasi kerja Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting Tahap II yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) di kantor BAPPEDA Kabupaten Boalemo.
Berdasarkan pantauan wakilrakyat.co, terlihat hadir Penjabat Sekda Boalemo, Safrudin Lamusu, Kadis DPPKBP3A, Kepala Bappeda, hingga para Camat dan Kades Se-Boalemo.
Dalam sambutannya, Penjabat Sekda Boalemo Safrudin Lamusu menyampaikan, bahwa target penurunan stunting hingga mencapai 14 persen menjadi kerja keras dan upaya bersama lintas sektor, sehingga target tersebut dapat dicapai yang saat tingkat kasus masih sebesar 16 persen.
“Mudah-mudahan setelah dievaluasi oleh kita semua,mudah-mudahan kita berdoa dia akan pas pada target akhir tahun, beberapa yang mungkin telah diaudit dan akan di audit oleh kita, antaranya ada calon pengantin yang mungkin patut menjadi perhatian utama.
yang berikut kata Sekda, Ibu hamil juga merupakan target utama karena beresiko terhadap stunting, ibu nifas dan bayi di bawah 2 tahun.
“Ini menjadi target utama kita dalam rangka kita mengaudit tentang apa saja yang telah kita lakukan di bulan-bulan sebelumnya. sehingga mudah-mudahan tim pakar akan memberikan beberapa hal catatan yang mungkin menjadi perhatian untuk kedepan, guna peningkatan upaya penurunan stunting,” kata Sekda