Pertumbuhan UMKM Tumbuh 6% di Triwulan Pertama

Kementerian Koperasi dan UKM melaporkan bahwa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menunjukkan pertumbuhan 6% pada triwulan pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan akses pembiayaan, digitalisasi usaha, dan pemanfaatan platform e-commerce yang semakin luas.

Meskipun demikian, pengusaha UMKM masih menghadapi tantangan signifikan, terutama biaya logistik yang tinggi dan kesulitan distribusi produk ke wilayah terpencil. Menteri Koperasi dan UKM menyatakan pemerintah akan memperluas program pelatihan dan pendampingan digitalisasi untuk meningkatkan daya saing UMKM di pasar domestik maupun internasional.

Ekonom menilai, penguatan UMKM menjadi kunci bagi stabilitas ekonomi nasional karena sektor ini menyerap sebagian besar tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.

Related posts

Harga Emas Stabil di Tengah Gejolak Global, Investor Tetap Tertarik

Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp16.996 per USD, Tekanan Inflasi Meningkat

Investasi Asing Masuk Rp120 Triliun, Sektor Energi Mendominasi