Gorontalo-Indonesia — Harga emas menunjukkan stabilitas pada 20 Maret 2026 meski pasar global sedang mengalami fluktuasi. Di dalam negeri, harga emas batangan Antam tercatat hampir Rp2,996,000 per gram, sementara emas perhiasan mengalami variasi harga tergantung jenis dan karatnya.
Kenaikan harga emas domestik dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh minat investor yang memandang emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Faktor eksternal, seperti keputusan kebijakan moneter Amerika Serikat dan gejolak harga minyak dunia, turut memengaruhi harga logam mulia ini.
Pelaku pasar menyebutkan, meski fluktuasi nilai tukar rupiah memberi tekanan terhadap harga impor, permintaan emas tetap tinggi karena investor domestik mencari instrumen yang aman dan likuid. Kementerian Perdagangan pun terus memantau pergerakan harga emas untuk memastikan pasar tetap stabil dan transparan.
Secara keseluruhan, emas masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat dan investor yang ingin melindungi nilai aset dari inflasi serta gejolak pasar global.










