Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi asing langsung (FDI) pada kuartal pertama 2026 mencapai Rp120 triliun, meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sektor energi, terutama energi terbarukan seperti panas bumi dan tenaga surya, menjadi primadona investor.
Direktur BKPM menyebutkan bahwa peningkatan investasi ini dipengaruhi oleh stabilitas ekonomi, insentif fiskal, dan regulasi yang semakin jelas. Meski demikian, investor masih mengharapkan kepastian hukum dan prosedur perizinan yang lebih cepat agar investasi dapat terealisasi secara optimal.
Analis ekonomi menekankan pentingnya keberlanjutan proyek energi terbarukan, mengingat permintaan listrik nasional terus meningkat dan pemerintah menargetkan transisi energi hijau. Investasi asing ini diharapkan mendorong penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan teknologi dalam negeri.










