Wakilrakyat.co – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 8.351,36 pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026. Namun, beberapa menit setelah perdagangan dibuka, IHSG merosot ke zona merah.

Mengacu data RTI pada pukul 09.05 WIB, IHSG turun 3,58 poin atau setara 0,04% ke 8.318,64. Sebanyak 232 saham menanjak, 215 saham menyusut dan 230 saham stagnan.

Per pagi hari ini, IHSG sudah mencatatkan volume perdagangan 2,58 miliar lembar saham dengan frekuensi 197.050 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp1,36 triliun.

Posisi saham top losers diduduki PT Indospring Tbk (INDS) yang anjlok -14,95% ke Rp1.280. Disusul PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) yang ambruk -11,11% ke Rp2.000 dan PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) yang melemah -9,78% ke Rp3.320.

PT Ifishdeco Tbk (IFSH) menjadi saham top gainers dengan kenaikan tajam 23,12% ke level Rp1.970. Diikuti PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) yang meroket 16,56% ke Rp190 dan PT Ikapharmindo Putramas Tbk (IKPM) yang melesat 15,45% ke Rp284.

Baca Juga: IHSG Uji Level Resistance 8.430, Empat Saham Patut Dicermati!

IHSG diproyeksikan masih memiliki peluang melanjutkan penguatan secara terbatas pada perdagangan hari ini, setelah ditutup naik 0,5% ke level 8.322 pada sesi sebelumnya. Sementara itu, ETF saham Indonesia, iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) yang diperdagangkan di New York Stock Exchange, tercatat melonjak 1,45% ke posisi USD18,22.

Sejumlah analis menilai pergerakan IHSG hari ini berpotensi menguat dengan dukungan aksi beli bersih (net buy) investor asing, sejalan dengan penguatan bursa global. Secara teknikal, indeks diperkirakan bergerak di kisaran support 8.250 dan resistance 8.400. Meski demikian, risiko koreksi masih terbuka selama IHSG belum mampu menembus level 8.450.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *