AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata Dua Pekan, 10 Tuntutan Jadi Dasar Negosiasi
Gorontalo, Indonesia — Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan. Kesepakatan ini muncul setelah Donald Trump menerima 10 tuntutan dari Iran sebagai dasar negosiasi.
Gencatan senjata ini mengakhiri sementara konflik yang telah berlangsung lebih dari satu bulan. Kedua pihak akan memanfaatkan waktu dua pekan untuk membahas kesepakatan damai yang lebih permanen.
Salah satu fokus utama negosiasi adalah pembukaan Selat Hormuz. Jalur ini penting karena menjadi rute utama distribusi minyak dunia.
Iran mengajukan 10 syarat utama dalam kesepakatan tersebut:
- Amerika Serikat tidak melakukan agresi terhadap Iran
- Iran tetap mengontrol Selat Hormuz
- Hak pengayaan uranium Iran diakui
- Sanksi primer terhadap Iran dicabut
- Sanksi sekunder juga dihapus
- Resolusi Dewan Keamanan PBB dibatalkan
- Resolusi Badan Energi Atom Internasional dicabut
- Iran menerima kompensasi atas kerusakan akibat perang
- Pasukan tempur Amerika Serikat ditarik dari kawasan
- Perang dihentikan di semua front, termasuk konflik di kawasan seperti Lebanon
Kesepakatan ini menjadi langkah awal menuju perdamaian. Iran menilai hasil ini sebagai keberhasilan diplomasi. Di sisi lain, Amerika Serikat melihatnya sebagai peluang untuk menurunkan ketegangan.
Meski begitu, hasil akhir masih belum pasti. Keberhasilan perdamaian akan ditentukan dalam dua pekan ke depan melalui proses negosiasi lanjutan.












