Gorontalo, Indonesia — Gaya hidup kurang gerak atau sedentari menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko penyakit kronis seperti Diabetes Mellitus dan Penyakit Jantung Koroner. Kurangnya aktivitas fisik menyebabkan metabolisme tubuh melambat dan penumpukan lemak yang berdampak pada kesehatan jangka panjang.
Banyak masyarakat yang menghabiskan waktu dengan duduk dalam durasi lama, baik saat bekerja maupun beraktivitas di rumah. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga berkontribusi terhadap penurunan kebugaran tubuh secara keseluruhan.
Tenaga kesehatan menganjurkan masyarakat untuk rutin melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga sederhana minimal 30 menit setiap hari.












