Gorontalo, Indonesia — Donald Trump memutuskan menunda ancaman serangan terhadap Iran. Keputusan ini diambil untuk membuka peluang negosiasi terkait Selat Hormuz dalam dua pekan ke depan.
Langkah tersebut menjadi sinyal penurunan ketegangan setelah konflik yang memanas dalam beberapa waktu terakhir. Amerika Serikat menghentikan sementara rencana serangan dan memberi ruang untuk proses diplomasi.
Trump menyatakan penundaan ini bersifat sementara. Ia berharap Iran dapat bekerja sama, terutama dalam menjaga jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap aman.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur penting bagi distribusi minyak dunia. Gangguan di wilayah ini dapat berdampak langsung pada harga energi global.
Di sisi lain, Iran menunjukkan sinyal kesiapan untuk bernegosiasi. Pembicaraan dalam dua pekan ke depan dinilai menjadi penentu arah konflik selanjutnya.
Keputusan ini memberi harapan bagi stabilitas kawasan. Namun, situasi masih belum pasti karena hasil negosiasi belum dapat dipastikan.












