Pengamat sepak bola Indonesia, Justinus Lhaksana atau Coach Justin, kembali menjadi sorotan setelah menyatakan bahwa Timnas Portugal memiliki peluang besar untuk menjadi juara dunia tanpa harus bergantung pada Cristiano Ronaldo. Menurutnya, kekuatan Portugal saat ini terletak pada kedalaman skuad dan kualitas pemain yang merata di hampir semua lini.
Pernyataan tersebut kembali ramai diperbincangkan usai laga Portugal melawan Nigeria. Dalam pertandingan tersebut, Cristiano Ronaldo kesulitan menunjukkan ketajamannya di depan gawang dan gagal mencatatkan namanya di papan skor. Kondisi ini membuat efektivitas lini serang Portugal menjadi perhatian para pengamat.
Meski tetap menjadi figur penting dalam tim, Ronaldo dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya sumber ancaman Portugal. Selecao das Quinas kini memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu mengambil peran besar dalam membangun serangan maupun mencetak gol.
Nama-nama seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Rafael Leao, Vitinha, dan Diogo Jota menjadi bukti bahwa Portugal memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Kehadiran para pemain tersebut membuat Portugal tetap kompetitif bahkan ketika Ronaldo tidak berada dalam performa terbaiknya.
Laga melawan Nigeria menjadi gambaran bahwa Portugal masih perlu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir jika ingin melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Meskipun mendominasi permainan dan menciptakan sejumlah peluang, mereka belum mampu memaksimalkan kesempatan yang diperoleh secara optimal.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki saat ini, Portugal tetap masuk dalam daftar kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Namun, kemampuan lini depan dalam memanfaatkan peluang akan menjadi faktor penting yang menentukan sejauh mana perjalanan mereka di turnamen tersebut.
Perdebatan mengenai peran Cristiano Ronaldo pun diperkirakan akan terus berlanjut. Di satu sisi, pengalamannya masih sangat dibutuhkan, tetapi di sisi lain Portugal telah menunjukkan bahwa mereka memiliki cukup banyak pemain berkualitas untuk bersaing di level tertinggi tanpa harus bergantung sepenuhnya kepada sang kapten.