Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi salah satu edisi paling bersejarah dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini menghadirkan banyak perubahan serta rekor baru yang belum pernah terjadi sebelumnya.
1. Diikuti 48 Negara untuk Pertama Kalinya
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia akan diikuti oleh 48 negara. Sebelumnya, FIFA hanya memberikan jatah kepada 32 peserta. Penambahan ini membuat semakin banyak negara dari berbagai benua memiliki kesempatan tampil di panggung dunia.
2. Digelar di Tiga Negara Sekaligus
Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026. Ini merupakan pertama kalinya turnamen sepak bola terbesar dunia diselenggarakan oleh tiga negara secara bersamaan.
3. Stadion Azteca Cetak Rekor Dunia
Estadio Azteca akan menjadi stadion pertama dalam sejarah yang menggelar pertandingan Piala Dunia pada tiga edisi berbeda, yakni 1970, 1986, dan 2026.
4. Lionel Messi Berpeluang Lengkapi Sejarah Azteca
Jika tampil di Stadion Azteca, Lionel Messi akan menyusul Pelé dan Diego Maradona yang pernah bermain di stadion legendaris tersebut. Azteca pun akan menjadi saksi tiga ikon terbesar sepak bola lintas generasi.
5. Seluruh Pemain Ikut Saat Lagu Kebangsaan
Piala Dunia 2026 menghadirkan aturan baru yang memungkinkan seluruh pemain dalam daftar pertandingan, termasuk pemain cadangan, berdiri di lapangan saat lagu kebangsaan dikumandangkan. Gagasan ini berasal dari Alessandro Del Piero.
6. Afrika Pecahkan Rekor dengan 10 Wakil
Inilah salah satu perubahan terbesar di Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Afrika akan memiliki 10 wakil yang tampil di putaran final Piala Dunia.
Sebelumnya, benua Afrika hanya mendapatkan lima slot tetap dan satu slot tambahan melalui jalur play-off. Namun dengan bertambahnya jumlah peserta menjadi 48 negara, jatah Afrika meningkat secara signifikan.
Kondisi ini membuka peluang lebih besar bagi negara-negara Afrika untuk bersaing di level tertinggi. Selain kekuatan tradisional seperti Maroko, Senegal, Mesir, dan Nigeria, sejumlah negara lain kini memiliki peluang lebih besar untuk tampil di panggung dunia.
Penambahan kuota tersebut juga dianggap sebagai bentuk pengakuan atas perkembangan sepak bola Afrika dalam dua dekade terakhir. Terlebih setelah keberhasilan Maroko mencapai semifinal Piala Dunia 2022, yang menjadi pencapaian terbaik sepanjang sejarah sepak bola Afrika.
Dengan berbagai rekor dan inovasi baru, Piala Dunia 2026 diprediksi akan menjadi salah satu turnamen paling spektakuler yang pernah digelar FIFA, sekaligus membuka era baru bagi sepak bola dunia.